Ciri-ciri Manusia Purba di Indonesia

Ciri-ciri Manusia Purba di Indonesia

Pendahuluan

Indonesia merupakan salah satu wilayah dengan peninggalan manusia purba yang sangat banyak dan lengkap. Manusia purba adalah nenek moyang manusia yang hidup sebelum adanya peradaban modern seperti saat ini. Di Indonesia, manusia purba telah ditemukan di berbagai wilayah seperti Jawa, Sumatera, Sulawesi, Flores, dan masih banyak lagi. Dalam artikel ini, kita akan membahas ciri-ciri manusia purba di Indonesia.

Ciri-Ciri Fisik Manusia Purba

Manusia purba di Indonesia memiliki ciri-ciri yang berbeda-beda tergantung wilayah dan zaman di mana mereka hidup. Namun, ada beberapa ciri-ciri yang umum ditemukan, antara lain:

1. Kecilnya ukuran tubuh manusia purba. Sebagai contoh, Homo Floresiensis yang ditemukan di Pulau Flores memiliki tinggi badan hanya sekitar 1 meter.

2. Wajah manusia purba cenderung menonjol dengan rahang yang lebih lebar dan hidung yang besar.

3. Otak manusia purba yang lebih kecil dibandingkan dengan manusia modern.

4. Jumlah gigi yang lebih banyak pada manusia purba, terutama gigi taring yang lebih besar.

5. Bentuk kepala manusia purba yang berbeda-beda, seperti kepala manusia purba di Jawa yang cenderung datar.

Ciri-Ciri Perilaku Manusia Purba

Manusia purba ini juga memiliki ciri-ciri perilaku yang berbeda-beda sesuai dengan wilayah dan zaman di mana mereka hidup. Beberapa ciri-ciri perilaku manusia purba di Indonesia adalah sebagai berikut:

1. Penggunaan alat dan teknologi sederhana, seperti batu dan kayu untuk membuat alat-alat seperti kapak, pisau, dan tombak.

2. Manusia purba di Indonesia sering tinggal di gua-gua sebagai tempat tinggal.

3. Mereka hidup secara berkelompok dan mempunyai aturan tertentu dalam interaksi sosial.

4. Mereka memburu binatang untuk dijadikan makanan dan mengumpulkan buah-buahan di hutan.

5. Manusia purba di Indonesia juga membuat lukisan dan ukiran pada dinding gua untuk mengekspresikan diri mereka.

Contoh Manusia Purba di Indonesia

Di Indonesia, terdapat beberapa contoh manusia purba yang menjadi peninggalan sejarah, antara lain:

1. Pithecanthropus Erectus atau Manusia Jawa yang ditemukan di Sangiran, Jawa Tengah.

2. Homo Floresiensis yang ditemukan di Pulau Flores.

3. Homo Soloensis atau Manusia Solo yang ditemukan di Ngandong, Solo, Jawa Tengah.

4. Manusia Purba Bukit Siguntang yang ditemukan di Sumatera Selatan.

Kesimpulan

Manusia purba di Indonesia memiliki ciri-ciri fisik dan perilaku yang berbeda-beda tergantung pada wilayah dan zaman di mana mereka hidup. Namun, manusia purba di Indonesia semua memiliki kesamaan dalam penggunaan alat dan teknologi sederhana serta hidup secara berkelompok. Peninggalan manusia purba di Indonesia harus dijaga dan dilestarikan sebagai bagian dari sejarah manusia.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *